A Million Stories, A Little to Share.. Sekelumit Dari The Tiring Wedding

Untuk menyambut pernikahan omnya si Putri, sejak hari Jum’at, para saudara telah berdatangan dari berbagai penjuru kota dan berkumpul di rumah Putri. Rumah yang biasanya hanya diisi empat orang jadi terasa ramai dan penuh canda. Maklum, jumlah penghuni di rumah dengan 3 kamar ini meningkat jadi belasan orang.

Saudara berkumpul, bukan berarti tidak ada masalah. Privasi yang tadinya dimiliki Putri atas dua kamar diatas menjadi terlanggar secara otomatis. Ditambah lagi, kebanyakan dari para saudara tidak membawa baju banyak. Sehingga, Putri harus memutar otak untuk mencarikan baju ganti buat mereka. Padahal, kaos – kaos pendek Putri nggak terlalu banyak lagi. Kalaupun ada, tanktop dan celana pendek banget yang nggak mungkin dipakaikan pada tante berumur empatpuluhan…😦

Seakan menambah masalah pakaian, para saudara yang berkumpul pun berarti semakin banyak otak yang bekerja di dalam rumah. Pengaturan akan pekerjaan rumah pun menjadi tercampur dan kacau balau. Setiap satu jam sekali, ada saja orang yang memegang pekerjaan mencuci piring. Padahal, di Priuk [terutama daerah rumah Putri], air adalah barang yang lumayan cukup berharga dan tidak bisa dibuang dengan sesering itu. Putri pun memberitahu ke para tante.. [mungkin karena nggak enak] Para tante pun tetap mengambil pekerjaan mencuci piring, tapi kali ini dengan air yang dipakai berulang kali, sehingga Putri tetap harus turun tangan untuk mencuci ulang…

Hari Sabtu, saudara semakin banyak yang datang. Semakin rumpek pula kondisi di rumah Putri. Tapi di sisi lain, Putri merasa mendapatkan suasana yang sangat amat menyenangkan. Melihat lauk pauk dan nasi yang selalu habis tanpa sisa, TV yang tidak pernah menyala (kalah dengan riuh obrolan), dan bahasa Jawa yang digunakan menjadi bahasa utama di rumah, membuat Putri merasa makin betah di rumah..

Malam Minggu pun tiba…

Rumah semakin hectic. Para tante sibuk memasak berbagai menu di dapur. Sampai malam minggu tiba, kebaya yang dipesan Putri untuk menghadiri wedding tersebut belum juga selesai. Ketar – ketir, pastinya. Nggak ada kebaya, bisa gagal deh nganterin manten.

Jam 9 malam, Putri masih mengecek ke penjahit yang memastikan akan menelpon Putri apabila tiga stel pakaian yang dipesan telah selesai. Pulang dari sana, Putri masih menerima telpon dari teman sampai jam 22:30. Berhubung ngantuk, Putri pun menyempatkan tidur sebentar.

Jam 12 malam, HPku menyalak keras. Putri pun menerima telpon dari sahabat yang lain. Kami bertukar cerita selama berjam – jam hingga jam 3 pagi, ketika Putri memutuskan untuk mendatangi penjahit sekali lagi. Sambil menerima telponnya, Putri menyusuri jalanan di tengah malam yang sepi. Sendiri, hampir tidak ada kendaraan bermotor. Jadi, kapan kita merayap di Thamrin dan Sudirman jam 2 pagi? I’ll be waiting for that..

Alhamdulillah, 3 stel pakaian yang dipesan sudah jadi. Putri pulang, dan [baru] menyempatkan tidur setelah telpon ditutup. Rasanya baru tidur sebentar, ketika Mother membangunkan Putri, menyuruh untuk bersiap – siap.

Pagi – pagi buta, Putri sudah siap dan [karena nggak ada kerjaan] foto – foto dulu deh..

Putri, Papi, Wasabi

Jam 8 pagi, kami pun berangkat ke rumah mempelai wanita dengan menggunakan belasan mobil. Sampai disana, ada beberapa acara penyambutan. Secara Putri bertugas untuk mengambil gambar, Putri berlarian kesana kemari dengan handycam yang dia juga belum terbiasa olehnya. Akhirnya, Putri menyerahkan handycam tersebut pada Omnya, dan mengambil alih kamera.

Tapi berhubung dua orang fotografer profesional kebanyakan menghalangi Putri berkebaya yang mencoba mengambil gambar, Putri pun ngambek dan memilih menjauh, menciptakan kenarsisannya sendiri..😛 [alasan!]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: